5 Bumbu Dapur yang Dapat Berfungsi Sebagai Obat

 

Sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu, Indonesia telah terkenal dengan rempah-rempahnya yang berlimpah. Setelah meracik rempah-rempah tersebut, kesudahannya terbentuklah bumbu dapur yang biasa anda temukan di dapur sekarang.

Bumbu dapur telah jadi bahan masak yang mesti ada di rumah. Di samping sebagai penyedap cita rasa hidangan, bumbu dapur berkhasiat sebagai obat. Menarik, bukan? Silakan anda simak ulasan tujuh bumbu dapur beserta khasiatnya guna menyembuhkan pelbagai penyakit di bawah ini:

Bawang merah dan putih

Kedua jenis bawang ini adalah bumbu dapur yang mesti terdapat di rumah. Biasanya, bawang merah dan putih dicincang halus atau diiris menjadi sejumlah lembaran. Setelah itu, dua-duanya dioseng memakai minyak dan spatula di atas wajan. Tanpa bumbu dapur ini, masakan bakal terasa hambar karena tidak sedikit jenis hidangan yang memakai bawang merah dan putih sebagai bahan dasar.

Bawang putih dan merah dikenal sebagai bumbu dapur yang dapat menurunkan kadar kolestrol dan tekanan darah. Bawang merah mempunyai zat quercetin dan antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas sampai-sampai kekebalan tubuh juga meningkat. Di samping itu, memakan bawang putih mentah dapat mencegah serangan jantung.

Lada

Pernahkah kamu beranggapan mengapa orang flu atau pilek disarankan untuk santap makanan berkuah yang berisi lada? Lada dapat mencairkan lendir yang menyumbat drainase pernapasan pada hidung. Tak melulu itu, lada pun mampu mencegah kehancuran sel, meredakan sakit maag, dan radang sendi. Hal ini disebabkan lada mempunyai zat piperin yang bermanfaat sebagai antioksidan, antiradang, dan antibakteri. Zat piperin ini juga dapat menurunkan gula dalam darah sehingga sesuai dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Cabai merah

Cabai merah tidak jarang jadi primadona untuk pecinta pedas. Tanpa bumbu dapur ini, seluruh makanan terasa hambar. Namun, sejumlah orang tidak menyenangi cabai sebab sensasi panasnya yang berlebihan.

Bumbu dapur yang kamu dapat tanam di rumah ini punya beragam manfaat untuk kesehatan mulai dari meminimalisir hipertensi, menyembuhkan rematik, sariawan, masuk angin, sinusitis, dan menambah nafsu makan. Namun, memakan cabai merah terlalu sring bisa melukai lambung bahkan dapat menyebabkan anda diare. Pastikan konsumsi cabai yang sewajarnya, ya!

Jeruk purut

Buah dari family citrus ini ialah bumbu dapur yang biasa dipakai untuk menetralkan bau amis yang menyengat pada daging dan seafood mentah. Daunnya juga sering dipakai untuk menyerahkan tambahan cita rasa pada masakan, layaknya pada chicken salted egg, bumbu pecel, dan kerupuk rempeyek.

Setiap unsur dari bumbu dapur ini memiliki khasiatnya tersendiri. Sari jeruk purut dapat mengobati flu, menanggulangi bau rambut, dan membalikkan kelembapan kulit yang bersisik sampai terkelupas. Jika kondisimu sedang tidak prima, konsumsilah daun bumbu dapur ini agar tubuhmu  segar. Oleskan minyak daun jeruk pada tubuhmu untuk menangkal gigitan nyamuk.

Jahe

Jahe familiar akan khasiatnya dalam menyembuhkan masuk angin. Mengongsumsi bumbu dapur ini menolong mendorong gas berlebih untuk keluar dari tubuhmu. Selain bisa menyembuhkan demam, bumbu dapur ini dapat mengurangi rasa mual dan menangkal terjadinya kontraksi dalam perut.

Nah, jahe juga dapat membantu dietmu, lho. Zat yang terdapat dalam jahe dapat menekan nafsu santap dan memberi efek kenyang yang lebih lama. Konsumsi jahe dalam format minuman atau dicampurkan dalam masakan seperti gabungan jus dan seafood. Namun, terdapat baiknya anda mengolah bumbu dapur ini dari bentuknya yang mentah. Jahe bubuk yang dipasarkan di pasaran seringkali sudah bercampur dengan gula sampai-sampai efeknya tidak terlampau signifikan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *